Tips membeli iPhone. Awas Terjebak iPhone Rekondisi

Membedakan iPhone Resmi dengan iPhone Rekondisi

Awal Mula iPhone Rekondisi

Tidak dapat dipungkiri kepopuleran iPhone benar benar membuat siapapun ingin meminangnya. Dengan harga yang mahal dan bentuk yang elegan membuat iPhone saat ini beralih fungsi dari sekedar alat komunikasi menjadi simbol status seseorang. Dengan harga yang sama, menenteng iPhone lebih diperhatikan oleh lingkungan sekitar daripada membawa hp android.

Berawal dari kepopuleran tersebut dan tingginya permintaan (demand) akan iPhone maka saat ini bermunculan penjual iPhone rekondisi. Rekondisi disini adalah iPhone bekas yang disulap sehingga tampak baru, umumnya dengan cara mengganti casing dan membungkus ulang dusnya.

iPhone Rekondisi

iPhone rekondisi sejatinya adalah iPhone bekas yang dibungkus ulang untuk kemudian dijual kembali tanpa jaminan kualitas dan garansi resmi. Proses rekondisi dilakukan oleh pihak ketiga. Karena pada dasarnya merupakan iPhone bekas maka harga yang ditawarkan dapat menjadi lebih murah. Tanpa adanya jaminan kualitas dari Apple, maka membeli Iphone Rekondisi sama dengan membeli kucing dalam karung. Bisa jadi iPhone yang baru saja dibeli tidak sampai 30 hari sudah mati kameranya, kuning layarnya yang paling parah mati total alias matot. Kembali ke dasar iPhone rekondisi tadi yang awalnya adalah iPhone bekas yang tidak jelas kondisinya dan hanya diganti casing saja untuk dijual kembali, sangat beresiko bukan?

Asesoris yang disertakan pada iPhone rekondisi pasti bukan asesoris asli yang cepat atau lambat pasti membawa efek buruk pada iPhone.

iPhone Resmi

Sudah jelas, iPhone resmi adalah iPhone yang dikeluarkan resmi oleh Apple dan dijual di Authorized Apple Reseller atau Toko penjual resmi Apple. Karena merupakan resmi produk Apple, maka tentunya iPhone telah melalui serangkaian quality control yang baik sehingga dijamin dan digaransi iPhone akan berfungsi sebagaimana mestinya. Sudah tentu asesoris yang disertakan adalah asli dari apple yang terjamin kualitasnya

Baca Juga  Collection Of Mac Shortcuts

Tips membeli iPhone

Karena Harga iPhone rekondisi dapat dikatakan mahal untuk ukuran barang bekas seperti baru, tentunya kita tidak ingin terkecoh atau sampai keliru dalam membeli iPhone. Pastinya kita inginkan dengan besar uang yang dikeluarkan mendapat hasil yang sepadan. Oleh karena itu kita harus paham betul seluk beluk sebelum membeli iPhone, baik itu baru ataupun bekas. Pahami hal hal krusial berikut ini:

  1. iPhone memiliki sistem pengamanan iCloud. Apabila lupa Password iCloud, maka iPhone tidak akan dapat dipergunakan lagi, iya hanya sebagai ganjalan pintu saja. Pastikan iPhone yang akan dibeli tidak memiliki data iCloud sebelumnya.
  2. Pastikan bungkus plastik yang membungkus dus iPhone rapi, tidak tampak seperti dibungkus secara asal asalan.dus iphone
  3. Terpenting adalah Check imei dan serial number di web resmi apple. Pastikan Garansi belum berjalan sama sekali. Garansi iPhone baru dimulai ketika iPhone diaktfikan, jika garansi sudah berjalan sedangkan iPhone sendiri masih berada dalam dus yang tertutup rapat, bisa dipastikan itu iPhone rekondisi.iphone belum aktif
  4. Bila memungkinkan hanya membeli iPhone di AAR. Apple Authorized Reseller.

Khusus untuk iPhone bekas diawal 2017 ini perlu perhatian ekstra agar tidak tertipu dalam membeli iPhone bekas. Pada awalnya kita dapat melihat status iCloud dari iPhone yang akan dibeli dengan memasukkan serial number di www.icloud.com/activationlock, akan tetapi per bulan Januari 2017 kemarin situs tersebut sepertinya ditarik oleh Apple. Ada pihak di cina yang mampu meng akses dan membobol iCloud berdasarkan situs tersebut, jadi Apple membatasi usernya untuk cek status iCloud. Tanpa adanya cek status iCloud sebelum membeli iPhone bekas maka berlaku aturan baru “Jangan membeli Iphone yang tidak berani direset langsung pada saat transaksi”

Baca Juga  Begini Cara Masuk DFU Mode untuk iPhone, iPod dan iPad

 

bagikan:

Add Comment