Beli DJI Osmo Mobile Lalu diReview, Ini Stabilizer Camera Termantap.

Review DJI Osmo Mobile Dengan Bahasa Indonesia

Siapa sih yang tidak kenal dengan DJI?. Perusahaan  asal Cina yang telah melahirkan Drone Phantom yang sangat fenomenal, yang telah merubah metode pengambilan video ke arah yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Selain mempopulerkan pengambilan video dari udara, dengan gimbal dan stabilizernya mampu menghasilkan pergerakan video yang sangat halus. Sekarang coba bayangkan kemampuan gimbal dan stabilizer tadi apabila dapat dipasangkan dengan kamera dari HP kesayangan, tentunya orang awam pun dapat menjadi videographer profesional dadakan. Itulah yang mungkin coba ditawarkan DJI dengan mengeluarkan varian DJI Osmo Mobile.

DJI Osmo Mobile adalah semacam tongsis yang dilengkapi dengan stabilizer yang menjadikan smartphone sebagai kameranya. Karena dilengkapi dengan stabilizer akan membuat hasil pergerakan video yang direkam menjadi sangat halus seperti hasil rekaman film di bioskop.

Karena termakan oleh iklan DJI Osmo Mobile yang banyak bertebaran di Internet, akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah DJI Osmo Mobile dengan harapan saya bisa menjadi videographer handal (dalam mimpi).

Apakah anda juga berkeinginan untuk membeli DJI Osmo Mobile?, sebelum anda memutuskan alangkah baiknya disimak dulu review DJI Osmo Mobile berikut ini:

Unboxing DJI Osmo Mobile

DJI Osmo Mobile hadir dalam kemasan yang elegan dengan ukuran yang cukup besar, didominasi warna putih dengan gambar DJI Osmo Mobile dibagian depan. Setelah dibuka, saya mendapatkan buku manual beserta kartu garansi.

Dan sebuah DJI Osmo Mobile tentunya. Pantas saja kemasannya besar ternyata ukuran DJI Osmo Mobile memang besar.

Untuk kelengkapan bawaan yang didapatkan ketika saya membeli DJI Osmo Mobile adalah sebagai berikut:

  1. DJI Osmo Mobile
  2. Battery 980 mAh
  3. Kabel Charger
  4. Buku Manual dan Kartu Garansi
  5. Pouch

Yang unik adalah kabel Chargernya, memiliki ujung kepala USB dan seperti Jack audio 3.5mm pada ujung yang lain.

Walaupun memiliki ujung yang mirip dengan jack audio 3.5mm, diperjelas dalam buku manual bahwa port yang terdapat pada DJI Osmo Mobile hanya dikhususkan untuk Charging saja. Jadi sangat disarankan tidak menggunakan kabel lain selain kabel bawaan untuk charging DJI Osmo Mobile kalau ingin awet.

Sangat disayangkan tidak ada charger yang disertakan dalam paket pembelian DJI Osmo Mobile. Charger dijual terpisah dengan harga 400 ribuan, daripada saya harus beli charger lebih baik saya manfaatkan batok charger milik iPhone saya saja lebih irit. 400 ribu hanya untuk charger itu gak masuk dalam logika saya.

Baca Juga  Begini Cara Paling Aman Untuk Upgrade iOS Pada iPhone, iPad dan iPod Touch

Absennya charger sedikit terobati dengan disertakannya Pouch yang menurut saya memiliki desain yang elegan dengan logo DJI ditengahnya. Pouch memiliki dua buah kantung untuk meletakkan kabel dan battery jika akan dibawa bepergian.

pouch dji osmo mobile

 

Desain DJI Osmo Mobile

saya lebih memilih DJI Osmo Mobile bila dibandingkan dengan yang lain karena desain dari DJI Osmo Mobile sangat menarik menurut saya. Dengan Grip / pegangan yang menyerupai gagang pistol pastinya sangat nyaman digenggam, bahkan triggernya pun didesain seperti trigger pistol, sangat pas ketika dipegang dan digunakan.

Bahan yang digunakan oleh DJI Osmo Mobile tampak sangat tebal dan kokoh. Dengan warna hitam membuat DJI Osmo Mobile tampak elegan dan berkesan Premium. Terdapat dua penyetel pada gimbal, yang pertama berfungsi untuk mengatur bukaan penjepit smartphone agar sesuai dengan ukuran saat digunakan, dan yang kedua untuk mengatur keseimbangan smartphone saat DJI Osmo Mobile digunakan.

Dji Osmo Mobile memiliki tiga tombol yang dapat diakses dengan ibu jari. Berurutan dari atas kebawah adalah tombol joystik untuk mengatur arah dari gimbal, berikutnya tombol kecil dengan lingkaran merah digunakan untuk start dan stop rekam video, dan yang terakhir adalah tombol untuk shutter foto.

Dua lampu led terdapat pada bagian atas sebelah kiri dan kanan. sebagai pertanda DJI Osmo Mobile sedang aktif akan menyala lampu led berwarna biru pada sebelah kanan. Dan lampu led sebelah kiri apabila menyala menandakan DJI Osmo Mobile sudah tersambung dengan smartphone.

Pada bagian kanan terdapat slider power DJI Osmo Mobile. Geser dan tahan lama kebawah akan menyalakan dan mematikan DJI Osmo Mobile. Dalam Kondisi menyala geser sekali kebawah tanpa ditahan akan membawa DJI Osmo Mobile dalam mode stand-by, geser sekali lagi kebawah akan kembali menyalakan DJI Osmo Mobile sehingga siap digunakan.

Terdapat trigger pada bagian depan dengan fungsi sebagai berikut :

  1. tekan dan tahan trigger mengaktifkan fitur kunci gimbal. Gimbal akan berada pada posisi tetap walaupun tangan kita bergerak aktif.
  2. Tekan trigger dua kali dengan cepat akan membuat gimbal kembali ke posisi defaultnya.
  3. Tekan trigger tiga kali dengan cepat berfungsi untuk merubah penggunaan kamera smartphone dari kamera belakang menjadi kamera depan, begitupun sebaliknya.
  4. Tahan trigger dan gunakan joystik keatas dan kebawah untuk mengaktifkan mode zoom.
Baca Juga  Iphone SE Review Bahasa Indonesia

DJI Osmo Mobile tidak memiliki lubang untuk tripod pada bagian bawahnya. DJI memberikan tempat untuk memasang asesoris tambahan pada bagian sebelah kiri dari grip. Agar bisa dipasangkan dengan tripod maka diperlukan asesoris tambahan bernama extension stick yang bisa didapatkan dengan membeli secara terpisah. Kebetulan saya juga membeli extension stick yang akan saya review di artikel yang lain. Saya terpaksa harus menambahkan asesoris extension stick, karena tanpa itu saya tidak dapat meletakkan DJI Osmo Mobile pada tripod saya dan fitur fitur andalan pada DJI Osmo Mobile tidak bisa dinikmati secara maksimal. Fitur seperti apa? akan saya bahas nanti pada bagian fitur.

Battery DJI Osmo Mobile

Bicara tentang handheld pastinya yang menjadi masalah utama adalah daya tahan batterynya. DJI Osmo Mobile dilengkapi dengan battery bawaan berkapasitas 980 mAh, yang setelah saya coba gunakan dapat bertahan selama 3.5 jam dari kondisi penuh.

Sudah lebih dari cukup untuk penggunaan saya, karena kapasitas memori iPhone SE saya yang hanya 16GB sehingga saya lebih sering kehabisan memori lebih dulu daripada kehabisan battery dari DJI Osmo Mobile. Bahkan ketika saya juga lanjutkan menggunakan iPhone 4s berkapasitas 8GB, lagi lagi saya lebih dulu kehabisan memori dengan sisa pada battery DJI Osmo Mobile masih sekitar 30%. Itupun saya sudah mendapatkan hasil rekaman video yang saya mau.

Tapi kembali pada penggunaan masing masing, saya sarankan anda memiliki memori smartphone diatas 32GB agar bisa menghabiskan battery DJI Osmo Mobile lebih dulu daripada memori smartphone anda.

Untuk memasang battery pada DJI Osmo Mobile kita perlu membuka akses pada bagian bawah grip. inilah yang menyebabkan DJI Osmo Mobile tidak memiliki lubang untuk tripod pada bagian bawah.

Fitur DJI Osmo Mobile

Sama seperti produk DJI yang lain, agar dapat mengoptimalkan fitur penggunaan gimbal harus disertai dengan penggunaan aplikasi DJI yang diinstal pada smartphone yang digunakan. Aplikasi bisa didapatkan secara gratis di APP Store – IOS maupun di Google Play – Android.

Fitur yang menjadi andalan dari DJI Osmo Mobile

Active Track

Fitur active track berfungsi untuk membantu kita saat akan merekam diri sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan mengaktifkan fitur ini pada aplikasi DJI, maka gimbal akan membantu menggerakkan kamera smartphone untuk mengikuti pergerakan kita secara otomatis. Cara mengaktifkan fitur ini dengan memilih ikon target berbentuk kotak dan menandai opbyek yang akan diikuti oleh kamera.

Baca Juga  Tips membeli iPhone. Awas Terjebak iPhone Rekondisi

Disinilah letak pentingnya penggunaan tripod. Karena DJI Osmo Mobile tidak dapat berdiri sendiri maka tripod dibutuhkan untuk menopang, hanya saja agar dapat dipasangkan dengan tripod dibutuhkan asesoris tambahan yang harganya mahal.

extension stick dji

mahal harganya, kalau gak butuh banget saya gak beli

Time Lapse

DJI Osmo memiliki 2 fitur time lapse. Selain time lapse standar, DJI juga menyertakan fitur M-timelapse atau moving timelapse dimana gimbal akan bergerak otomatis merekam timelapse dari satu titik ke titik lainnya yang telah diatur sebelumnya. Dibutuhkan tripod untuk fitur ini.

Panoramic

DJI Osmo Mobile juga memiliki fitur panoramic. Gimbal dapat bergerak sendiri sambil mengambil beberapa foto yang akan menghasilkan satu foto panorama yang halus dan hampir tanpa cacat gambar.

Konektivitas dan Kompabilitas DJI Osmo Mobile

DJI Osmo Mobile menggunakan konektivitas bluetooth untuk berkomunikasi dengan smartphone yang menjadi kameranya.

Smartphone yang dapat dipasangkan dengan DJI Osmo Mobile memiliki persyaratan sebagai berikut:

  1. Perangkat Apple minimum harus iOS 8.0 keatas, sangat kompatibel dengan iPhone SE, iPhone 6/6+, iPhone 6s/6s+ dan iPhone 7/7+. Untuk perangkat lama seperti iPhone 4s dan iPhone 5/5c/5s fitur Active Track tidak berfungsi karena keterbatasan kemampuan dari smartphone.
  2. Perangkat Android yang dapat dipasangkan dengan DJI Osmo Mobile memerlukan minimal versi OS 4.4 ke atas.

Kesimpulan DJI Osmo Mobile

Desain DJI sangat elegan dan nyaman digenggam. Batterynya tahan lama, lebih dari cukup untuk penggunaan normal. Akses tombol tombol fungsional yang dapat dijangkau dengan mudah. DJI Osmo Mobile juga memilik fitur fitur yang sangat membantu dalam pengambilan video atau gambar.

Dari kelebihan kelebihan yang dimiliki oleh DJI Osmo Mobile saya rasa ini Handheld Gimbal termantap yang pernah saya pakai.

Akan tetapi DJI Osmo Mobile juga memiliki kekurangan. DJI sepertinya menerapkan sistem buy to get more, jadi untuk bisa menggunakan fitur dari DJI Osmo Mobile secara maksimal kita harus membayar lagi. Ini terlihat dari absennya charger bawaan yang walaupun digantikan dengan Pouch yang fungsional akan tetapi saya rasa charger lebih penting. Dan sangat diperlukannya extension stick agar DJI Osmo Mobile dapat dibiarkan berdiri sendiri pada tripod, yang artinya harus mengeluarkan dana lagi.

Baca juga tips dan trik saya untuk menggunakan DJI Osmo Mobile agar menghasilkan video yang halus sekelas bioskop.

 

 

 

bagikan:

Add Comment