5 Tips Mudah Dalam Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Merugi

5 Tips Mudah Dalam Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Merugi

Membeli mobil bekas menurut saya seperti membeli kucing dalam karung, kita tidak pernah tahu histori atau sejarah dari mobil itu sebelumnya. JIka kita tidak jeli dalam membeli mobil bekas bisa jadi nantinya kita akan merugi di kemudian hari. Sekarang ini banyak kasus mobil bekas yang disulap oleh penjual sehingga mobil bekas yang akan dibeli bisa lancar dan tidak menampakkan masalah saat di cekdi lokasi akan tetapi masalah baru muncul setelah mobil dibayar dan begitu sampai dirumah, entah itu mogok, rem macet dan sebagainya.

Agar terhindar dari merugi ketika membeli mobil bekas, simak dulu 5 Tips Mudah Dalam Membeli Mobil Bekas berikut ini Agar Tidak Merugi. Tips ini berdasarkan pengalaman saya dalam membeli mobil bekas sebelumnya.

Riset dan Gali Informasi

Sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas ,alangkah baiknya kita membekali diri dengan informasi mengenai mobil bekas idaman. Informasi banyak tersedia di situs online atau mudahnya minta bantuan saja ke mbah google.

Riset info yang berkaitan dengan mobil bekas idaman. Yang saya lakukan dalam meriset informasi mengenai mobil bekas incaran saya dulu adalah sebagai berikut:

  1. Riset mengenai harga suku cadang dan biaya servis kendaraan, karena beberapa mobil mengharuskan penggantian suku cadang dalam satu paket apabila mengalami kerusakan. contoh kerusakan pada shockbreaker diharuskan membeli paket shockbreaker mulai dari swing arm sampai shockbreaker itu sendiri. Tentunya biaya suku cadang akan menjadi lebih mahal bila dibandingkan dengan membeli satuan.
  2. Riset mengenai ketersediaan suku cadang. Kita tidak ingin bukan membiarkan mobil menganggur hanya karena perbaikan menunggu suku cadang yang masih harus inden.
  3. Riset mengenai harga jual pasaran. saya selalu mencatat harga jual mobil bekas incaran saya dengan cara membedakannya per tahun pembuatan dan batas bawah  maupun batas atas harga pasaran. Dengan mengetahui harga pasaran mobil bekas incaran kita pasti tidak akan terkecoh dengan penjual yang meminta harga tinggi untuk tahun kendaraan yang sama.
Baca Juga  Prosedur Perpanjangan SIM 2017 di Malang

Minta Informasi Seluk Beluk Kendaraan

Tanyakan ke penjual mengenai latar belakang dari mobil bekas idaman. Yang saya lakukan saat membeli mobil bekas adalah :

  1. Tanyakan alasan dijualnya kendaraan oleh pemilik. Walaupun kelihatan sepele setidaknya kita bisa tahu gambaran besar kondisi kendaraan nantinya.
  2. Tanyakan histori kerusakan. Ini penting menurut saya, karena dengan mengetahui histori kerusakan kendaraan kita bisa mengira ngira perbaikan apa yang nantinya perlu dilakukan setelah membeli mobil bekas beserta estimasi biayanya.
  3. Tanyakan histori servis kendaraan. Apakah kendaraan selalu diservis di bengkel resmi atau tidak atau bahkan tidak pernah diservis sama sekali. Kendaraan yang rutin diservis berkala di bengkel resmi tentunya memiliki jaminan kondisi mesin yang prima.

Jangan malu atau sungkan untuk bertanya hal hal detail mengenai kendaraan karena nantinya kita yang akan melanjutkan merawat mobil bekas tersebut.

Cek Eksterior dan Interior Mobil

Setelah mendapatkan informasi yang cukup mengenai mobil bekas incaran, lakukan pengecekan secara keseluruhan ke Eksterior dan Interior mobil. Hal yang menjadi pertimbangan saya ketika membeli mobil bekas adalah sebagai berikut:

Eksterior Mobil Bekas

  1. Cek kemulusan bodi mobil bekas, mulai dari cat apakah berbelang atau tidak. adanya penyokan atau goresan dan paling penting cek apakah ada karat. Jika ada karat lebih baik diurungkan dan mencari mobil bekas yang lain. Saya memiliki toleransi goresan pada mobil adalah goresan halus yang tidak sampai melukai bahan dasar bodi mobil, karena goresan halus masih dapat dihilangkan dengan cara dipoles. tentukan sendiri batasan toleransi penyok ataupun goresan yang bisa anda terima.
  2. Parkir Mobil di tempat yang rata, lihat dari belakang dan pastikan mobil berdiri sempurna tidak miring ke kanan atau ke kiri, Jika mobil miring ke salah satu sisi, pasti ada permasalahan pada kaki kaki kendaraan.
  3. Cek ketebalan ban dan cek keausan ban, apakah keausan ban merata atau tidak. Hindari kendaraan yang memiliki keausan ban pada salah satu sisi entah bagian dalam maupun luar, karena kita akan keluar biaya ekstra untuk perbaikan nantinya.
  4. Cek karet pintu mobil bekas incaran. Karet pintu yang sudah getas dapat menyebabkan kebocoran ketika hujan, karena karet yang getas tidak dapat menutup sempurna.
  5. Luangkan waktu untuk melihat di kolong mobil, pastikan tidak ada karat disana.
  6. Cek kerapatan pada bagian depan kendaraan, contoh kerapatan grill dengan lampu. Mobil bekas menabrak tentunya tidak dapat kembali sempurna meskipun sudah dilakukan perbaikan, apabila ada celah yang terlalu renggang bisa ditanyakan kembali ke penjual apakah pernah menabrak atau tidak.
Baca Juga  Ternyata Begini Rasanya membeli iMac...

Interior Mobil Bekas

Sebetulnya mengenai interior adalah masalah selera dari masing masing orang. Secara garis besar yang perlu dicek adalah sebagai berikut:

  1. Cek Kondisi Plafon mobil apakah masih kencang atau sudah turun.
  2. Cek kondisi kelistrikan mobil mulai dari lampu mobil yang masih menyala dengan baik, wiper, power window jika dilengkapi.
  3. Cek kondisi interior mobil secara keseluruhan mulai dari dashboard, jok, setir sampai panel pintu.
  4. Periksa Odometer kendaraan untuk mengetahui jarak tempuh, Saya dalam mencari mobil bekas selalu memilih mobil yang memiliki jarak tempuh paling rendah.
  5. Cek kelengkapan interior seperti AC, Tape apakah berfungsi sebagaimana mestinya atau tidak
  6. Cek kelengkapan kunci / tools standart kendaraan seperti dongkrak, kunci roda dan segitiga darurat
  7. Cek ketersediaan kotak P3K. Ini penting karena selain sebagai penanganan pertama saat kondisi darurat juga saat ada pemeriksaan kendaraan oleh petugas, kotak P3K tidak luput dari hal yang selalu ditanyakan.

Cek Mesin Mobil

Lebih baik saat melakukan pengecekan mesin mobil bekas incaran kita mengajak serta orang bengkel kenalan yang pasti paham tentang mesin. Jangan tertipu dengan penampakan mesin yang bersih, karena kondisi mesin tidak dapat dilihat dari luarnya. Yang biasa saya lakukan saat membeli mobil bekas adalah sebagai berikut:

  1. Cek stater mesin, mesin mudah menyala atau tidak.
  2. Dengarkan suara mesin, apakah ada suara yang tidak wajar atau tidak. Mesin bensin sekarang rata rata memiliki suara yang halus.
  3. deteksi getaran mesin. Apakah mesin bergetar hebat saat di injak gas.
  4. Untuk mobil injection pasti memiliki fitur lampu Check Engine pada speedometer, pastikan lampu ini tidak menyala saat mesin hidup.
  5. Coba panaskan kendaraan sekitar 15 menit kemudian cek kondisi temperature mesin, apabila melewati setengah, urungkan niat untuk membeli mobil bekas tersebut.
Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan Cair 100%? Memangnya Bisa?

Mintalah Penjual Untuk Test Drive.

Jangan sungkan atau ragu meminta penjual untuk test drive mobil bekas idaman. Apabila penjual tidak membolehkan untuk test drive pasti ada yang disembunyikan oleh penjual mengenai kondisi mobilnya, lebih baik urungkan niatan membeli mobil bekas. Dengan melakukan test drive kita bisa mengetahui performa mobil saat digunakan.

Dan kembali lagi ke selera, biasanya pada sesi test drive kita bisa menentukan apakah mobil bekas ini sudah pas dengan keinginan kita. Apabila dirasa tidak pas, masih belum terlambat untuk mengurungkan niatan membeli mobil bekas idaman.

Kelengkapan Dokumen Kendaraan

Inilah Poin yang paling penting saat membeli mobil bekas. Periksa kelengkapan dokumennya seperti BPKB dan STNK, pastikan data yang ada didalamnya cocok dengan yahng tertera pada kendaraan.

Perhatikan pula pada lembar pajaknya. Apabila mendekati jatuh tempo atau sudah habis masa berlaku pajaknya dapat dijadikan poin untuk negosiasi harga dengan penjual

 

Alangkah baiknya kita sedikit repot dalam melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh agar kita tidak merugi di kemudian hari.

 

 

bagikan:

Add Comment