5 Hal Ini Akan Membuatmu Familiar Dengan OSX

5 Hal Ini Akan Membuatmu Familiar Dengan OSX

Tidak dapat dipungkiri windows merupakan sistem operasi komputer yang paling umum dan paling banyak dipakai di seluruh dunia. Windows lah yang kebanyakan dipakai pertama kali untuk mengenalkan sistem operasi komputer. Selain karena pilihan komputer hardware yang bejibun, Windows juga banyak tersedia bajakannya. Jadi tidak heran mulai yang muda sampai yang tua pasti lebih familiar menggunakan Windows.

Dan karena sudah terbiasa yang menyebabkan ketika melihat sistem operasi lain tampak lebih rumit. Hal itu pulalah yang menjadi pertimbangan saya ketika akan pindah ke Mac OSX. Bagi saya saat itu Mac OSX tampak seperti sistem operasi komputer yang dikhususkan bagi para geek/nerd, karena banyaknya penggunaan perintah yang perlu diketikkan di cmd (command prompt) ketika akan mengeksekusi file. Ternyata setelah saya mulai menggunakan OSX, saya menemukan bahwa cukup lakukan 5 hal ini maka OSX akan sangat familiar seperti saat menggunakan windows. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Nonaktifkan fitur auto correct pada text

Ketika pertama kali mengaktifkan Mac OSX, secara default fitur auto correct text sudah aktif. Efeknya adalah ketika typo dalam mengetik sebuah kata, maka fitur ini akan otomatis memperbaikinya. Tapi terkadang perbaikan kata yang dilakukan secara otomatis tersebut lebih banyak tidak sesuai dengan kata seharusnya yang ingin diketik, cukup merepotkan ketika ingin mengetik dengan cepat. Sebetulnya fitur ini sangat berguna sekali apabila kita banyak mengetik dalam bahasa inggris, karena akan memperbaiki grammar maupun spelling dari kata yang diketik. Pada Windows secara default tidak ada fitur auto correct text, dan pastinya pengguna awam OSX akan kagok dengan fitur ini maka lebih baik di nonaktifkan saja.

Baca Juga  Tips membeli iPhone. Awas Terjebak iPhone Rekondisi

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah, pilih pada gambar apel di pojok kiri atas kemudian pilih System Preferences. Untuk semua setting pada OSX terdapat disini. System Preference ibaratnya adalah control panel pada windows.

Berikutnya pilih menu Keyboard. Pada Tab Text hapus saja centang di correct spelling automatically dan capitalize word automatically.

Setelah itu tutup kembali menu setting keyboard dan silahkan dicoba. Pada Metode ini kita juga dapat mengetahui kondisi battery yang tersisa pada keyboardnya.

2. Aktifkan tombol kanan Magic Mouse 2 dan pahami penggunaanya

Magic Mouse 2 secara default hanya menerima satu perintah tombol pada permukaannya, yakni tombol kiri. Untuk membuka menu atau lazimnya tombol kanan pada mouse pengguna perlu menekan tombol “control” pada keyboard. Bagi yang terbiasa dengan Windows hal ini pasti sangat mengganggu, karena sangat tidak efisien kalau untuk melakukan satu fungsi saja harus menggunakan kedua tangan. Jadi lebih baik diaktifkan saja fungsi tombol kanan pada magic mouse.

Untuk mengaktifkan fungsi tombol kanan, masuk terlebih dahulu ke system preferences kemudian pilih mouse dan centang pada pilihan nomer dua

setting klik kanan

Sama seperti halnya menu setting keyboard, disini juga dapat dilihat kondisi battery dari Magic Mouse 2. Yang membedakan lagi antara Magic Mouse 2 dengan mouse pada umumnya ialah pada cara scrollingnya. Jika mouse biasa scrolling dari atas ke bawah maka tampilan layar akan bergerak mengikuti arah scroll di mouse, begitu pun sebaliknay. Pada Magic Mouse 2 adalah berlaku kebalikan dari mouse biasa, jika kita scrol dari atas kebawah layar akan naik keatas berlawanan arah dengan arah scroll kita, begitupun sebaliknya.

3. Beda posisi menu dan Fungsi tombol di Magic Keyboard.

Pada Windows untuk menutup jendela yang sedang aktif kita harus menekan tanda silang (x) yang terletak pada bagian atas sebelah kanan. Di OSX letak tombol untuk menutup jendela yang sedang aktif justru berada pada sisi sebelah kiri atas.

Baca Juga  Begini Cara Termudah Install Windows 10 di Mac

Pada Keyboard OSX untuk melakukan perintah cut, copy dan paste pengguna perlu menekan kombinasi tombol sebagai berikut:

  1. Fungsi Cut dengan tombol “command” + X
  2. Fungsi Copy dengan tombol “command” + C
  3. Fungsi Paste dengan tombol “command” + V

Berbeda dengan windows yang menggunakan tombol “ctrl” untuk menggunakan fungsi diatas. Intinya OSX menggantikan fungsi “ctrl” pada Windows dengan “command”

4. Mengunduh, Install dan Hapus Aplikasi

Dalam Hal mengunduh sesuatu dari internet, pada OSX pengguna cukup drag and drop saja ke desktop atau pun folder download pada dock di bawah layar. Untuk menginstall dan menghapus aplikasi pada OSX jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan Windows. Untuk menginstall aplikasi tinggal pilih aplikasi yang ingin diinstall(tentunya setelah didownload terlebih dahulu) dan hanya perlu drag and drop  pada folder Application. Begitupun dengan uninstall aplikasi tinggal drag and drop saja aplikasi yang tidak diinginkan ke folder Trash pada dock di bagian bawah layar, tanpa harus masuk ke control panel seperti Windows.

5. Fungsi Force Quit

Karena OSX bukan ciptaan Tuhan ada kalanya suatu Program / Aplikasi tidak merespon, orang awam bilang sih komputernya “Hang”. Walaupun “Hang” sangat jarang terjadi pada OSX, tapi ketika hal itu tiba tentunya akan sangat menyebalkan. untuk menghentikan paksa Aplikasi yang tidak merespon tersebut dapat dilakukan pada menu Force Quit yang dapat dimunculkan dengan menekan kombinasi tombol “command” + “option” + “Esc”. Ini seperti “Ctrl” + “Shift” + “Esc” pada Windows untuk memunculkan Task Manager. Pada menu Force Quit tinggal pilih aplikasi mana yang tidak merespon dan ingin dimatikan.

Dengan memahami 5 hal yang saya sebutkan diatas, maka saya yakin anda yang baru pindah dari Windows dan baru pertama kali menggunakan OSX akan segera familiar dengan sistem operasi yang baru. Karena menurut saya pribadi setelah memahami 5 hal tersebut, OSX hampir sama dengan Windows, dan membuat saya langsung terbiasa dengan sistem operasi komputer yang baru. Apabila ada hal lain yang menurut anda juga berpengaruh agar kita lebih paham dengan OSX dapat dibagikan pada kolom komentar di bawah.

Baca Juga  Cara Menambahkan Subtitle Bahasa Indonesia Pada Kodi
bagikan:

Add Comment